All About Piano

Leave a comment

Piano mungkin sudah tak asing lagi di telinga kita. Banyak sekali aransemen musik yang menggunakan instrumen ini. Tapi pernahkah kalian berpikir, bagaimana piano ditemukan, siapa penemu piano, dan bagaimana perkembangan piano sampai sekarang ini? Ok. Di blog ini kalian akan menemukannya. Let’s check it out!!!

A. Sejarah Penemuan

Piano sebenarnya diambil dari kata PIANOFORTE dari bahasa Italia. Piano dibuat oleh Bartolomeo Cristofori (1655-1731) pada tahun 1720-an. Meskipun siapa penemu pertama piano, yang awalnya dijuluki Gravecembalo Col Piano e Forte (harpsichord dengan papan tuts lembut dan bersuara keras), masih menjadi perdebatan, banyak orang mengakui, Bartolomeo Cristofori-lah penciptanya. Piano bukanlah alat musik pertama yang menggunakan tuts. Sebelumnya telah ditemukan alat musik berprinsip kerja mirip piano pada 1440.

Piano lahir dari keinginan untuk menggabungkan keindahan nada clavichord dengan kekuatan harpsichord. Hasrat itu mendorong Marius dari Paris (1716), Schroter dan Saxony (1717), dan Christofori (1720) dari Padua Italia, untuk membuat piano. Namun, hasil utuh dan lengkap cuma ditunjukkan Bartolomeo Christofori. Dari piano ciptaan pemelihara harpsichord dan spinet (harpsichord kecil) di Istana Florentine – kediaman Pangeran Ferdinand de’Medici inilah piano modern berakar.

Pada pertengahan abad XVII piano dibuat dengan beberapa bentuk. Awalnya, ada yang dibuat mirip desain dengan dawai menjulang. Piano kemudian menjadi lebih rendah setelah John Isaac Hawkins memodifikasi letaknya menjadi sejajar lantai. Sampai 1860 piano persegi mendominasi penggunaan piano di rumah.

Awal mula piano diciptakan, suaranya tidak sekeras piano yang dapat didengar pada abad 20-an. Pasalnya, tegangan tuts piano kala itu tidaklah sekuat piano yang sekarang.

Sekarang, piano pertama yang diciptakan Bartolomeo Cristofori tersebut dipajang di Metropolitan Museum of Art di New York. Seperti pada banyak penemuan yang lainnya, piano ditemukan berdasarkan penemuan teknologi. Piano dikembangkan dari alat musik kecapi. Tetapi perbedaannya, kecapi dimainkan dengan dipetik, sedangkan piano ditekan tuts-tutsnya. Secara umum, piano termasuk ke dalam kelompok musik instrumental. Piano memproduksi suara dari getaran papan suara yang volumenya dapat diperkuat (dapat diatur besar kecilnya).

B. Perekembangan Piano

Secara luas, piano di dalam musik dapat menjadi performa pada nyanyian tunggal dan sebagai pengantar nyanyian solo. Dalam artian, piano dapat menghidupkan suasana dan mengiringi penyanyi tanpa bantuan atau iringan alat musik lain. Suara yang dihasilkan piano sudah dapat mewakili alat musik lainnya. Meskipun demikian, piano akan lebih berarti lagi didengar dengan bantuan alat musik lain. Yang perlu ditekankan di sini, piano dapat mengalun indah tanpa bantuan alat musik lain. Tidak sama halnya dengan alat musik lain, yang kurang enak didengar tanpa dilengkapi piano. Banyak musik-musik instrumen yang bersinar karena andil dari piano.

Pada akhir periode 1790 sampai 1860, piano era Mozart mengalami perubahan yang hebat, dimana instrumen modern semakin terlihat memimpin. Pada revolusinya, piano banyak mendapat dukungan dari komposer dan pianis-pianis terkenal yang mengiringi perkembangannya. Sehingga piano dalam musik semakin memiliki power yang tinggi. Teknologi dalam pembuatan piano pun semakin menggunakan alat-alat berteknologi tinggi.

Dalam beberapa waktu, gaya suara piano meningkat. Dari 5 oktav menjadi 7 1/3 (atau bahkan lebih) oktav, ini menandakan piano semakin modern. Kemajuan teknologi ini banyak bersumber dari perusahaan di Inggris, Broadwood. Selama bertahun-tahun, instrumen buatan Broadwood mengalami perkembangan menjadi lebih banyak jenisnya, lebih baik suaranya, dan juga dikemas secara baik dan rapi.

Perusahaan Broadwood mengirim piano mereka kepada Hadyn dan Beethoven. Cakupan kemampuan piano yang mereka kirim itu lebih dari lima oktaf pada tahun 1790-an, tahun 1810 menyusul menjadi 6 oktav, sampai pada tahun 1820 akhirnya menjadi 7 oktav. Sampai-sampai banyak perusahaan pembuat piano mengikuti trend ini. Piano juga banyak dikagumi berbagai kalangan. Piano bisa masuk dalam industri musik dan perfilman, yang dengan mudahnya dilihat dan didengar siapa saja.

Sejak tahun 1830-an, konser piano selalu di idolakan banyak penggemar musik. Setiap para pianis terkenal menggelar konsernya, kerap kali dipadati oleh para penggemar. Contoh pada ke-27 konser piano yang digelar Mozart. Konser ini benar-benar merupakan konser musik instrumental yang tanpa bantuan iringan penyanyi ternyata tetap dapat lebih dinikmati. Inilah kehebatan yang dimiliki alat musik piano. Permainan pada konser piano bisa terlaksana dengan baik secara solo (sendirian), duo (berdua), trio (bertiga), maupun kuartet (berempat). Hal ini telah dibuktikan sejak lama oleh para pianis terkenal seperti Mozart, Hadyn, Beethoven, Schubert, Schumann, Mendelssohn dan Brahms.

Salah satu peran piano dalam industri perfilman adalah sebagai alat musik yang mengiringi jalannya film tersebut. Dapat dibayangkan, tanpa iringan musik, film-film tersebut menjadi sangat membosankan. Piano sangat lekat dengan alur-alur cerita dalam film. Jika pada film itu ceritanya sedih, diputarkanlah alunan musik piano yang lagunya sedih atau melow, sedangkan jika film itu seru (misalnya film action), maka diputarkanlah musik yang membuat adrenalin naik. Semua ini senantiasa diperankan oleh piano.

C. Jenis-jenis Piano

• Grand Piano
Inilah piano yang sebenarnya. Berasal dari konstruksi kayu mengkilap, dengan tuts berjumlah 88. Piano ini memiliki kotak akustik yang ditidurkan, dengan deretan senar-senar yang diketuk hammer piano. Merk yang paling eksklusif dari jenis ini adalah Steinway, sedangkan yang biasa kita temui di Indonesia adalah Yamaha Grand Piano. Harganya hampir sama dengan satu unit mobil mewah.

• Upright Piano
Termasuk dalam kategori piano akustik, upright piano juga berkonstruksi kayu, 88 tuts, serta senar-senar yang diketuk hammer piano. Tetapi yang membedakan dengan grand piano adalah posisi kotak akustiknya yang berdiri. Dengan konstruksi seperti ini, piano model ini menghemat tempat.

• Digital Piano
Adalah sebuah terobosan Kawai dan Yamaha yang memperkenalkan synthetizer pada tahun 80-an. Sebuah sampling suara piano memungkinkan bunyi piano dihasilkan dari alat-alat elektronik yang dialiri listrik. Teknologi synthetizer berkembang sehingga digital piano sendiri memiliki kategorisasi tersendiri: digital piano, keyboard, dan synthetizer. Digital piano ditandai dengan rentang nadanya yang sama dengan piano akustik biasa, yaitu sepanjang 88 nada. Model tuts-nya masih menggunakan tipe gradded-hammer, atau efek terasa ketika menekan tuts piano. Berat, dan seperti mengetukkan palu ke senar-senar nada. Model yang paling populer contohnya adalah Roland RD-700 atau RD-300, sedangkan untuk pengguna rumahan, Yamaha seri Clavinova adalah contoh yang paling populer.

• Keyboard
Keyboard tidak menggunakan gradded hammer, melainkan model touch response. Karena itu tuts keyboard jauh lebih ringan untuk ditekan. Rentang nada yang dimiliki juga lebih sedikit, hanya sepanjang 61 nada. Memotong nada atas dan nada bawah piano, dan menyisakan nada tengahnya saja. Kelebihan keyboard adalah kemampuannya menghasilkan suara bermacam-macam alat musik. Ia juga memiliki kemampuan untuk memainkan irama dengan variasi yang banyak.

• Synthetizer
Seperti namanya, alat ini adalah pembuat suara buatan yang handal. Hal yang paling kelihatan mencolok adalah rentang nadanya yang mungkin hanya dua oktaf saja, memiliki banyak panel-panel instrumen seperti equalizer, mixer, bender, dll pada papan keyboardnya. Alat ini memang ditujukan untuk membuat style, dan mengaransemen sebuah lagu.

This Is “My Holiday” :)

Leave a comment

Last holiday was a really boring holiday for me. I just stayed at home with my mother, my brother and my grandma. My family didn’t go out because my father had to work.

I did the same activity everyday during the holiday, and that is the reason why I call this “A Boring Holiday”. And the one that’s make me can’t enjoy this holiday is because my school hasn’t distribute my report.

In the morning after I prayed subuh, I took my bike and cycling around Madiun. The air was still fresh made me feel spirit.  It was really fun cycling around madiun. There were many people doing their own activities.

After I tired, I went home. I turned on the TV and watch my favorite programs. If I bored, I played computer or listened to the music. But sometimes I increased my music ability with my brother at my studio.

On Saturday, suddenly my father wanted to go out and had a vacation. But he confused where we must go.  Finally, we decided to go to the some PLTA in the surrounding of Madiun. I enjoyed it, absolutely. We went home before 5 o’clock.

I know, I didn’t go anywhere and just visit my father office, but I feel happy because I can spend this holiday with my happy family.

Misteri Cover Album The Beatles

Leave a comment

The Beatles adalah salah satu band legendaris dunia dengan formasi John Lennon, Paul McCartney, Ringo Star, dan George. Tahun 1969 The Beatles Mengeluarkan sebuah album yang sebenarnya telah direkam dari tahun 1966, Abbey Road. Album ini disebut sebagai salah satu album terbaik The Beatles. Namun entah dari mana datangnya, tiba-tiba santer terdengar kabar jika salah satu personel The Beatles, Paul McCartney telah meninggal dunia. Teori konspirasi ini dimulai saat seorang penelpon radio, namanya “Tom” menelepon ke sebuah stasiun radio dan mengumumkan bahwa Paul McCartney telah meninggal, dan meminta untuk memutar lagu “Revolution no. 9″ diputar secara terbalik. Kemudian stasiun radio itu mengaku mendengar sebuah kalimat “Turn Me On, Dead Man”.

Tak lama setelah itu, muncul rumor di masyarakat kalau petunjuk kematian Paul juga ada di cover album Abbey Road.

Menurut rumor yang beredar di fans Beatles, pakaian yang mereka kenakan merupakan sebuah petunjuk.

Dimulai dari pakaian Jhon Lenon yang serba putih menandakan sebagai Tuhan, berikutnya adalah Ringo Star yang mengenakan setelan jas hitam rapi dan bersepatu mengkilap yang mengartikan sebagai pendeta. Ketiga, Paul McCartney memakai jas namun tidak bersepatu, jasnya pun tidak rapi. Dalam budaya inggris orang meninggal memang dimakamkan dengan jas rapi dan tidak bersepatu. Sedangkan yang terakhir adalah Goerge, dengan pakaian casual  jeans dan baju yang tidak resmi, mengartikan sebagai penggali kubur.

Selain itu kalau diperhatikan ada mobil yang ditengah jalan tepat dibelakang, arahnya lurus dengan posisi Paul McCartney yang sering disebut sebagai cara kematian Paul. Di mobil sebelah kiri berwarna putih terdapar plat nomer 28, dimana saat itu Paul memang sedang berusia 28 tahun. Di sebelah kanan, ada mobil hitam. Dalam budaya Inggris merupakan penyimbolan mobil jenazah.

Rumor ini merebak hingga ke seluruh dunia. Menyebabkan banyak orang bertanya, benarkah rumor ini masih menjadi misteri. Karena sampai sekarang keterangan resmi Cover album ini hanyalah pembuatannya. Dilakukan di depan Apple Recording secara mendadak (perusahaan rekaman milik The Beatles).Sedangkan untuk Paul, ia masih hidup sampai sekarang.

Sejarah Gitar & Perkembangannya

Leave a comment

Gitar adalah alat musik petik yang terbuat dari kayu dengan beberapa bagian dari logam / Metal dan terdapat 6 senar yang dapat dimainkan. Alat musik petik ini sangat banyak jenis dan bentuknya yang  dipengaruhi oleh kebudayaan dan perkembangan jaman.

Bagian atas dan bawah dari badan gitar berbentuk angka 8. Terdapat  6 senar terikat pada Pegs atau pemutar senar yang ditarik sepanjang badan gitar. Pegs / pemutar senar digunakan untuk Tuning (penyetelan). Instrumen ini sangat dikenal. Disaat gitar dimainkan sendiri tanpa pengiring musik yang lain, akan dihasilkan sebuah Orchestra kecil yang merdu.

Suara gitar mempunyai sifat romantis. Oleh karenanya, lagu “Romansa” paling cocok bila dibawakan dengan gitar. Selain gitar-gitar tradisional, ada beberapa jenis gitar lainnya. Misalnya gitar Hawaiian yang menggunakan sistim slide, gitar dengan dawai nylon (gitar klasik dan gitar folk), serta ada pula yang menggunakan dawai logam (steel guitar).

A. Sejarah Gitar

Keaslian gitar tidak dapat dilihat dari keantikannya. Beberapa ahli merasa alat ini berasal dari benua Afrika, dimana banyak Replika modern dalam bentuk kotak bulat seperti kulit kerang dengan Gut / benang-benang sutera, yang dtemukan di banyak daerah di benua itu. Ahli lain menemukan alat ini dalam bentuk kaca di relief-relief batu tua di zaman Asia Tengah dan Asia Kuno. Bahan pemikiran lain juga timbul dengan ditemukannya vas-vas Yunani Kuno yang bercorak. Greek Strings mungkin adalah alat pertama yang dikategorikan sebagai gitar. Gitar modern kemungkinan berakar dari gitar Spanyol, tetapi berbagai jenis gitar seperti instrumen-instrumen yang bisa kita saksikan dilukisan-lukisan pada zaman Medieval dan Renaiassance yang banyak terdapat diseluruh Eropa.

Berikut ini adalah tempat tempat bersejarah ditemukannya gitar dari zaman Medieval sampai abad ke-20, berdasarkan sejarah dan perkembangannya :

  • 1265 Juan Gil dari Zamora menyatakan sejarah awal gitar dimulai dari “Ars Musica”.
  • 1283 –1350 Guitarra Latina dan Guitar Moresca terdapat pada puisi “Archpriest of Hita”.
  • 1306 Seorang pemain gitar bermain pada sebuah tempat religius (The Feast of Westminister) di negara Inggris.
  • 1487 Johannes Tinctoris berpendapat bahwa instrumen gitar ditemukan oleh bangsa Catalans.
  • 1546 Alonso Mudarra menciptakan komposisi “Tres Libros de Musica en Cifras Para Vihuela” yang melibatkan gitar didalamnya.
  • 1551 – 1555 Sembilan buku tablatur gitar diterbitkan oleh Adrian Le Roy.
  • 1600 – 1650 Berbagai jenis tablatur untuk gitar dipublikasikan. Popularitasnya mulai menyaingi Lute (sejenis instrumen gitar juga).
  • 1674 Buku “Guitarre Royal” yang diterbitkan oleh F. Corbetta yang menaikkan popularitas dari gitar. Buku ini didedikasikan kepada Raja Louis XIV.
  • 1770 – 1800 Senar ke 6 ditambahkan pada gitar dan semuanya menjadi Single String.
  • 1800 – 1850 Gitar mengalami puncak kepopulerannya dalam hal penampilan dan publikasi. Fernando Sor, Mauro Guiliani, Matteo Carcassi dan Dioniso Aguado adalah para komposer terkenal yang menulis, mengajarkan dan menerbitkan komposisi mereka.
  • 1850 – 1892 Seorang produsen gitar Manual Torres mengembangkan generasi yang kita ketahui sekarang ini.
  • 1916 Segovia mengadakan konser di Ateneo, yang merupakan gedung konser yang paling terkenal di Madrid pada saat itu. Sebelumnya instrumen gitar yang telah dikenal belum bisa ditampilkan pada even sebesar ini.

Hello world!

1 Comment

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!